Oleh : Mutaminah (kelas puisi Banceuy, 14 Oktober 2012)
Di antara sebuah lagu tanpa nada
Di perempatan saat lampu merah menyala
Ada tanya yang mengusik dalam dada
Apakah kau tengah mempertontonkan padanya
Kerasnya kehidupan yang harus mampu tertangguhkan?
Ataukah kau tengah mengajarinya melabuhkan nasib pada belas kasihan orang?
Aku tergugu
Menyelami kedua kelopak mata bayi dalam gendonganmu
Yang terkatup bisu
Di antara berkah penderitaan yang tengah kau seret ke jalanan
Patutkah?
Hatiku gerimis mendapatimu dirimu berbasuh debu jalanan
Kau merendahkan dirimu demi sehelai kertas bergambar pahlawan
Atau setidaknya beberapa keping logam karatan
Hanya sebatas inikah takdir yang mampu kau tebus dari Tuhan untuk anakmu?
Katanya hidup itu pilihan
Tapi mengapa jalan ini yang kau ambil?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar